Kamis, 08 Juli 2010


Viandraminerva,HELSINKI - Situs Pirate Bay yang selama ini dikenal sebagai 'gudang bajakan' kena batunya. Kali ini bukan karena razia besar-besaran yang dilakukan oleh kepolisian Swedia, tapi situs tersebut dibobol oleh kelompok Hacker asal Argentina.

Kelompok Hacker asal Argentina tersebut mengklaim telah membobol database Pirate Bay dengan menggunakan SQL Injection yang memanfaatkan sejumlah lubang di sistem situs tersebut. hacker mendapatkan nama pengguna, password serta alamat email dan IP pengguna.

Softpedia, Kamis (8/7/2010) melansir, Hacker tersebut menamakan diri Ch Russo yang berasal dari Buenos Aires Argentina. Menurutnya, celah keamanan Pirate Bay ditemukan kelompok hacker dimana ia bernaung.

Kelompok tersebut hingga saat ini belum dihubungi oleh Pirate bay sejak terjadinya pembobolan. Russo menyatakan bahwa hingga saat ini Pirate bay belum sepenuhnya memperbaiki celah-celah keamanan yang ada.

Russo mengatakan, ia bisa saja mengubah dan memodifikasi data pemilik akun dengan teknik yang sama.

"Kami sama sekali tak berniat menjual akun-akun tersebut, informasi mereka masih aman hingga sekarang," kata Russo.

Pirate bay terus menjadi sorotan sejak kemunculannya. Kasus terakhir pada Mei 2010. Ketika itu, CyberBunker, penyedia layanan IP transit diperintahkan pengadilan untuk mematikan akses ke Pirate Bay

Viandraminerva,JAKARTA - Setelah memastikan kehadiran layanan perlindungan keamanan komputer terbaru Kaspersky Security 2011 mendarat di Indonesia, perusahaan tersebut membeberkan beberapa fitur terbaru dari generasi sebelumnya.

"Perubahan pertama yang mendasar dari Kaspersky Security 2011 terbaru, yang terdiri dari Kaspersky Internet 2011 dan Kaspersky Antivirus 2011 adalah, tampilan desainnya yang semakin memudahkan pengguna dalam melakukan navigasi," terang Product Manager Kaspersky Lab Southesat Asia Alex Ng, di FX Plaza, Jakarta, Selasa (6/7/2010).

Ditambahkan olehnya, selain tampilan yang semakin mudah dan baru, cara menginstall produk perlindung keamanan dari Rusia ini juga dipermudah dengan dua cara yang berbeda.

Fitur lain yang yang ada di kedua produk ini adalah, teknologi system Watcher baru, dimana pengguna mampu memonitor semua akitivitas secara penuh, dengan menciptakan dan memodifikasi file, systems calls, dan kalau perlu mengubah sistem pada registery.

"Melalui solusi ini, Informasi tentang objek yang diketahui secara real time tanpa perlu melakukan pemindain secara lokal. Pemindain lokal Ini didapat dari database Kaspersky Lab oleh para ahli Kaspersky Lab," tambah Jeremy.

Selain itu baik Kaspersky Internet Security 2011 dan Kaspersky Antivirus 2011 menggabungkan fitur baru Windows Widget. Fitur ini merupakan elemen yang terletak pada desktop Windows pada OS Windows Vista dan Windows 7.

"Keunggulannya adalah, widget ini menawarkan mampu menampilkan status keamanan komputer, memungkinkan sebuah file dapat dipindai dengan satu klik," tandasnya.

Viandraminerva,SAN FRANSISCO - Sistem operasi Windows XP service pack (SP3) masih digunakan sekira 37 persen PC. Hal itu terungkap dari poling yang dilakukan PC Advisor hingga Juli 2010 ini.

Urutan berikutnya adalah Windows 7 yang digunakan sekira 29,7 persen PC. Demikian dilansir PC Advisor, Kamis (8/7/2010).

Polling tersebut menanyakan kepada pembaca, tentang 'sistem operasi apa yang anda gunakan?' Jumlah pengguna Windows 7 menurun dibandingkan tahun lalu, karena pada tahun lalu, jumlah pengguna mencapai 30,6 persen.

Sementara untuk OS-OS di luar Microsoft jumlahnya masih sangat minim. Linux hanya digunakan sekira tujuh persen pengguna komputer dan Mac OS digunakan 6,4 persen.

OS Microsoft lain yang hampir 'mati' XP SP2 masih digunakan sekira 5,6 persen. Seperti diketahui Microsoft akan 'mematikan' seluruh dukungan untuk Windows XP Service pack 2 (SP2) pada 13 Juli 2010.

Menurut Adrian Stone, Senior Security Program Manager Lead dan Jerry Bryant, Group Manager, Response Communications Microsoft, para pengguna harus segera mengupgrade sistem operasi tersebut ke sistem operasi Windows 7 atau Service Pack 3.

Microsoft diprediksi akan menghentikan semua dukungan untuk seluruh OS XP baik SP2 maupun SP3 setelah April 2014. Mengingat pada akhir tahun 2012, pemasok aplikasi lainnya tidak akan mendukung XP.