Rabu, 28 Juli 2010

VIANDRAMINERVA,JAKARTA - Mabes Polri Mengaku tersinggung dengan peredaran video tabrak lari terhadap seorang warga yang diduga dilakukan oleh mobil polisi. Video itu sudah beredar melalui HP dalam dua hari terakhir. Karena itu, Polri bertekat akan mencari oknum yang menyebarkan video itu. "Kami akan mencari oknum yang menyebarluaskan video itu," kata Kabid Penum Divhumas Mabes Polri Kombes (POL) Marwoto kepada wartawan di Jakarta, Selasa (27/7).

Seperti diketahui, sudah dua hari terakhir beredar video berdurasi kurang dari satu menit yang menggambarkan mobil polisi menabrak seorang warga hingga terlempar ke pinggir jalan. Namun, mobil yang diduga mobil polisi penabrak itu tidak lantas berhenti. Namun, tetap jalan, dan tancap gas ketika warga mengejar mobil polisi itu.

"Gambar video itu mendeskreditkan polisi. Karena itu kami akan cari siapa penyebarnya," ujar Marwoto. Marwoto nampak sewot dengan penyebaran video yang peristiwannya sudah terjadi beberapa tahun silam.

Dalam kesempatan itu, Marwoto tidak menjelaskan apakah video itu sebuah peristiwa yang benar-benar terjadi atau sekedar montase. "Yang nyebarkan kayak begini-begini ini yang akan kita kejar. Untuk apa juga disebarkan. Apa mereka sentimen sama polisi," ujar Marwoto menegaskan.

Marwoto mengaku, peredaran video itu tidak saja menambah buruk citra polisi di mata masyarakat. "Tetapi, gambar itu juga meresahkan masyarakat. Karena itu, saya minta tolong agar mereka tidak menyebarkan gambar itu ke publik," ujar Marwoto menegaskan.

0 komentar:

Poskan Komentar

Mohon Tidak Mengirim Spam : Karena Setiap Spam akan kami hapus